Saya sebenarnya bukan penggemar jumpscare dan tidak suka film gory yang banyak darah muncrat. Lalu, ngapain saya di sana? Waktu itu sih karena diajakin sepupu, sekaligus kepo. Apa serunya sih ke theme park malam-malam? Apa bedanya sih dengan suasana siang hari? Akhirnya ajakan itu nekat kami berdua iyakan, walau endingnya adalah tidak naik wahana apa-apa karena ketakutan duluan.
Yang membuat Halloween Horror Nights begitu menarik adalah transformasi Universal Studios Singapore menjadi taman hiburan bernuansa horor. Bukan hanya suasananya yang berubah drastis, tapi juga pengalaman yang terasa jauh berbeda dari kunjungan siang hari. Jujur saja, yang bikin horror bukan cuma hantunya, tapi juga harga tiket masuk theme park dan panjang antrian masuk rumah hantunya. Hahaha.
Konsep Halloween Horror Nights di Universal Studios Singapore
Secara umum, konsep Halloween Horror Nights biasanya menggabungkan cerita original dengan inspirasi budaya Asia maupun franchise populer. Theme park dibagi menjadi beberapa area utama, yaitu:- Haunted House (rumah hantu)
- Scare Zone
- Live Show
Pada tahun 2016, rumah hantunya ada:
- Bodies of Work
- Old Changi Hospital
- Hu Li’s Inn
- Salem Witch House
- Hawker Center Massacre
Yang jelas, saya dan Dudu hanya masuk ke Hawker Center Massacre karena antriannya paling pendek. Setelah itu? Kapok. Kami akhirnya lebih banyak menghabiskan waktu di scare zone, yaitu area terbuka dengan aktor berkostum menyeramkan yang siap mengejutkan pengunjung kapan saja.
Pada 2025 misalnya, Halloween Horror Nights edisi 13 menghadirkan kolaborasi dengan serial Stranger Things yang membawa pengunjung masuk ke dunia Upside Down lengkap dengan monster dan suasana mencekam. Tahun lalu, Halloween Horror Nights diadakan mulai jam 7 malam, setiap Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu malam, mulai 26 September hingga 1 November 2025.
Harga tiket mulai dari:
- SGD 68 untuk non-peak days
- SGD 78 untuk peak days













.jpg)







.jpg)




