Terbentang di sepanjang 5th Avenue dari 82nd sampai 110th Street, jalanan ini kiri-kanannya museum semua. Museum MIle is about experiencing budaya, sejarah dan seni bergabung jadi satu di kota New York yang super sibuk itu.
Buat saya yang senang keluar masuk museum, rasanya seperti menemukan harta karun. Masalahnya, masuk museum ini rata-rata bayar, dan harganya lumayan. Harga tiket masuk museum mulai dari $9 (El Museo del Barrio) hingga $30 (Solomon R. Guggenheim Museum dan The Metropolitan Museum of Art / The Met).Sebelum lanjut cerita, kita cek dulu ada museum apa saja sih di Museum Mile?
1. The Africa Center (110th St / 1280 5th Ave, New York, NY 10029)
Museum ini fokusnya ke seni, politik, dan budaya kontemporer Afrika. Tutup hari Senin dan Selasa. Baru-baru ini buka coffee shop yang namanya CUP @ The Africa Center. Masuk ke dalamnya gratis, yang bayar cuma kalau ikutan program dan mau lihat exhibition yang memang ada tiketnya. Kadang ada pementasan, event komunitas dan pemutaran film.
2. El Museo del Barrio (104th St / 1230 5th Ave, New York, NY 10029)
Museum ini fokusnya ke budaya dan seni warga Puerto Rico dan Amerika Latin, cocok buat yang suka dengan Caribbean dan Latin American art. Buka Kamis hingga Minggu. Tiket masuk dewasa $9, anak-anak di bawah 12 tahun bisa masuk gratis. Tiket masuk ke museum ini bisa juga digunakan untuk masuk ke Museum of the City of New York.
3. Museum of the City of New York (103rd St / 1220 5th Ave, New York, NY 10029)
Dari namanya sudah ketahuan bahwa museum ini bertujuan untuk mengenalkan masa lalu dan masa kini kota New York kepada pengunjung. Buka setiap hari. Tiket masuknya $23 untuk orang dewasa, anak di bawah 18 tahun masuk gratis. Setiap hari Rabu, bisa masuk gratis ke museum ini
4. Jewish Museum (92nd St / 1109 5th Ave &, E 92nd St, New York, 10128)
Isi museum ini adalah koleksi seni dan budaya Yahudi selama ribuan tahun. Tutup di hari Selasa dan Rabu. Tiketnya $24 untuk orang dewasa, anak-anak usia 18 tahun ke bawah gratis. Hari Sabtu juga gratis.
5. Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum (91st St / 2 E 91st St, New York, NY 10128)
Museum ini khusus membahas desain. Lokasinya di bekas mansion Andrew Carnegie dan pintu masuknya ada di samping, jadi jangan tertukar sama rumah penduduk. Ada cafe di bagian depannya. Tiket masuk dewasa adalah $22, anak-anak usia 18 tahun ke bawah gratis. Pay What You Wish ticket bisa didapatkan satu jam sebelum museum tutup
6. Solomon R. Guggenheim Museum (89th St / 1071 5th Ave, New York, NY 10128)
Gedung spiral putih yang legendaris ini adalah ‘rumah’ bagi banyak koleksi seni, mulai dari Picasso sampai Kandinsky. Namun, yang paling ikonik adalah arsitekturnya. Museum buka setiap hari. Tiket masuknya $30 untuk orang dewasa dan gratis untuk anak di bawah 12 tahun. Ada Pay What You Wish setiap Selasa dan Kamis sore, satu jam menjelang museum tutup.
7. Neue Galerie New York (86th St / 1048 5th Ave, New York, NY 10028)
Khusus buat pecinta seni Jerman dan Austria awal abad ke-20. Buka setiap hari kecuali Selasa. Tiket masuk dewasa $28, anak-anak di bawah 12 tahun tidak boleh masuk. Di hari Jumat pertama, masuk gratis mulai jam 5 sore. Di sini ada Café Sabarsky, restoran Austro-Hungarian yang Apple Strudel-nya konon enak banget.
8. The Metropolitan Museum of Art (82nd St / 1000 5th Ave, New York, NY 10028)
Sebuah museum yang megah untuk koleksi seni terbesar di dunia, dari zaman kuno hingga kontemporer. Buka setiap hari selain Rabu. Tiket dewasa $30, anak anak di bawah 12 tahun gratis.
Selain 8 museum di atas, sebenarnya ada beberapa museum lain yang letaknya tidak jauh dari 5th Avenue, tapi secara resmi, museum atau art gallery ini tidak masuk ke Museum Mile.
Lalu, saya harus mulai dari mana?
Sebenarnya tergantung kamu datang dari arah sebelah mana, dan habis dari Museum Mile mau ke mana tujuannya? Saya datang dari arah utara karena teman seperjalanan ingin lihat Central Park dari ujung atas. Keluar di Exit 110 st (Subway merah nomor 2 atau 3). Lalu berjalan ke arah The Africa Center. Jarak The Africa Center ke museum lainnya di Museum Mile sekitar 400 meter. Karena saya tidak masuk ke The Africa Center, maka saya lewat bagian dalam Central Park untuk turun ke bawah, menyusuri Harlem Meer dan keluar di seberang 106st.
El Museo del Barrio dan Museum of the City of New York letaknya bersebelahan. Kalau mau berkunjung ke sini, sebaiknya sekalian. Dari kedua museum ini ke yang berikutnya (Jewish Museum) ada sekitar 800 meter. Setelah itu, keempat museum sisanya jaraknya lebih dekat satu dan yang lainnya. Papan bertuliskan Museum Mile ada di depan Solomon R. Guggenheim Museum.
Kalau sudah tahu mau ke museum mana, bisa naik Subway hijau nomor 4, 5 atau 6, dan berhenti di 86st Street. Dari situ, bisa jalan kak sekitar 400 meter ke Neue Galerie New York lalu menyeberang jalan ke The Metropolitan Museum of Art.
Menyusuri Museum Mile
Disclaimer dulu: saya berkunjung di musim dingin, jadi bukan hari yang ideal untuk jalan satu mile menyusuri museum dan Central Park. Keluar masuk museum ini berguna untuk menghangatkan badan dan numpang ke kamar mandi haha.
Yang pertama saya masuki adalah Solomon R. Guggenheim Museum. Meskipun tidak bisa masuk ke bagian dalam museumnya, lobby Guggenheim New York sendiri sudah terasa “wow”. Leher refleks mendongak ke atas, melihat spiral raksasa putih yang melingkar. Lalu, kubah kaca raksasa di puncaknya juga membuat gedung ini makin estetik. Tapi, saya nggak masuk ke exhibitionnya dan malah belok ke Museum Shop. Suprisingly, keliling Guggenheim Store ini kok juga seperti masuk museum. Lebih berbahaya malah karena barang-barang yang dijual bisa bikin kalap membeli haha.
Dari situ, saya ngopi ke museum sebelah: Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum. Ngopi? Cafe yang dioperasikan oleh Tarallucci e Vino yang merupakan Italian restaurant and caterer di NYC ini letaknya di lantai bawah dan menghadap ke taman. Kalau tidak pas musim dingin, pasti menyenangkan bisa duduk rasa piknik di taman rumah mansion. Begitu badan sudah hangat, kita melanjutkan perjalanan.
Ketika akhirnya sampai di The Metropolitan Museum of Art, saya cuma foto di tangga. Untungnya matahari bersinar cerah jadi bisa duduk-duduk sambil melihat orang foto-foto juga, lihat yellow taxi wara-wiri dan diskusi mau ke mana habis ini.
Ketika akhirnya sampai di The Metropolitan Museum of Art, saya cuma foto di tangga. Untungnya matahari bersinar cerah jadi bisa duduk-duduk sambil melihat orang foto-foto juga, lihat yellow taxi wara-wiri dan diskusi mau ke mana habis ini.
Even if you’re not “a museum person”, at least mampirlah ke satu museum dan nikmati jalan santainya di Museum Mile. Kalau ada rejeki buat mampir lagi ke New York, saya mau memanfaatkan hari-hari gratisan untuk masuk ke salah satunya. Tapi, kadang yang paling memorable bukan exhibit-nya, tapi moment duduk di tangga museum sambil people (and yellow taxi) watching.




.jpg)






No comments:
Post a Comment
Thanks for stopping by. Please do leave your thoughts or questions, but we appreciate if you don't spam :)