Sekarang ini, Chinatown Singapura lebih meriah. MRT yang langsung exit di tengah hiruk pikuk orang jualan, plus ruko-ruko meriah, thrift stores di lantai dua, dan cafe-cafe instagramable. Karena letaknya yang ada di daerah heritage, maka toko dan cafe yang bermunculan pun masih selaras dengan desain khas Chinatown. Dua cafe yang saya kunjungi di dua kesempatan berbeda ini memberikan satu hal yang sama: ketenangan. Kabur sejenak dari orang-orang yang berlalu lalang dengan cepat serta hebohnya orang jualan dan turis yang belanja.
Cafe Monochrome Chinatown
Membuka pintu masuk ke cafe yang satu ini rasanya seperti melangkah ke dunia lain. Interior hitam putihnya kontras dengan suasana Chinatown yang meriah.
Di akhir pekan dan hari libur, cafe ini cenderung ramai. Jadi agak sulit untuk foto-foto kalau lagi jam sibuk.
Kok bisa ketemu Cafe Monochrome ini?
Jadi, ceritanya saya ke Singapura kemarin karena nonton konser Kpop. Bias saya, alias personel yang paling saya suka tuh senengnya ke cafe. Jadilah saya bikin list 50 cafe di Singapura yang kelihatannya keren, lucu, enak buat WFC dan lain sebagainya. Sebagian sudah pernah saya temukan dengan fitur nearby saat kunjungan sebelumnya, sebagian saya beneran browsing, dan sebagian lagi saya pakai MRT station sebagai patokan, lalu mencari cafe dengan fitur nearby tersebut.
Cafe Monochrome banyak direkomendasikan orang karena tempatnya yang instagramable. Meskipun review orang tentang makanannya tidak fantastis, tapi kan saya ke sini buat foto-foto dan mencari suasana baru. Surprisingly, Hawaiian Pizza yang dideskripsikan sebagai “Hand-rolled crust, pizza sauce, ham, arugula, mozzarella” ini lumayan enak. Thin crust dan topping-nya melimpah. Pas buat camilan di sore hari. Minuman yang dipesan adalah Americano dan matcha. Bukan minuman yang super istimewa, dibandingkan cafe lain yang saya kunjungi selama di sana. Namun, balik lagi, kan saya ke sini untuk kabur sejenak dari keramaian sambil foto-foto. Harga makanan di sini mirip dengan restoran pada umumnya. Hawaiian Pizza seharga 23 SGD, black coffee atau americano di 6-7.5 SGD, dan matcha latte ada di 7.5-8.5 SGD.
Amacha 阿嬷茶语 di Chinatown Heritage Centre
Cafe ini selalu ramai karena lokasinya yang tepat di sebelah Chinatown Heritage Centre. Saya baru berhasil masuk dan duduk manis menikmati keheningan di kunjungan ketiga. Cafe yang bentuknya lebih ke kios bubble tea ini terlihat jelas dari depan Chagee, jadi ketika jalan-jalan, biasanya teman seperjalanan saya belok ke Amacha karena ingin mencoba.Begitu melangkah masuk ke dalam Amacha juga rasanya seperti melangkah ke dunia lain di masa lalu. Interior kafe ini didesain dengan memadukan elemen kayu dengan dekorasi tradisional minimalis. Tempat duduknya lebih banyak di depan kios daripada di bagian dalam. Namun, jika ingin mencari ketenangan, tentu saja kita harus duduk di dalam. Di sini, saya bisa duduk manis sambil mengagumi detail arsitektur ruko tua yang telah direnovasi. Masalahnya, sinyal ponsel agak sulit kalo duduk di dalam.
Menu yang ada di Amacha adalah gabungan kedai bubble tea dengan angkringan wedang modern. Ada berbagai varian artisan tea, mulai dari teh oolong yang earthy sampai teh bunga yang ringan. Well, It’s a tea house. Buat yang suka minuman dingin, minuman di sini cocok buat ngilangin gerah setelah muter-muter Chinatown. Pilihannya banyak, dan bisa membuat termenung lama di depan kasir. Sebenarnya kalau mau dilihat lebih jeli, beberapa menu yang tersedia ini mirip dengan minuman tradisional Indonesia. Harga segelas tehnya mulai dari 5.90 SGD hingga 7.90 SGD, tergantung ukuran dan racikannya.
Setelah bingung sendiri, saya memilih Ice Mint Serenity yang berisi Baby Chrysanthemum, Polygonatum, Goji Berries, Mint, Rose Black Tea. Least sugar karena saya tidak suka manis, tapi regular ice karena di luar panas banget.
How to get here?
Kedua tempat ini letaknya berdekatan dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari MRT Chinatown (DT/NE), lalu keluar di Exit A (Pagoda Street). Berjalan lurus sekitar 50 meter, sebelah kiri ada Chinatown Heritage Centre. Amancha ada persis di sebelahnya. Kalau kamu ketemu Chagee berarti sudah kelewatan.Kalau mau ke Cafe Monochrome, keluar di exit yang sama, lalu belok kanan setelah Cafe Amancha, ketika kamu melihat Chagee. Jalan menyusuri Trengganu Street, menyeberang Temple Street lalu belok kiri di Smith Street. Ada petunjuk jalan menuju Cafe Monochrome yang memudahkan tempat ini untuk ditemukan.
Our date is at
Cafe Monochrome Chinatown
Along Smith Street Side, 25 Trengganu St, #01-12, Singapore 058476
Amacha 阿嬷茶语 di Chinatown Heritage Centre
46 Pagoda St, Singapore 059205
.jpg)










.jpg)

No comments:
Post a Comment
Thanks for stopping by. Please do leave your thoughts or questions, but we appreciate if you don't spam :)