Museum yang saya datangi karena random ini memberikan pemahaman tentang mengapa Pulau Jeju terasa begitu berbeda dari daerah lain di Korea Selatan. Museum ini cocok jadi salah satu tempat tujuan pertama di Pulau Jeju karena menghadirkan bagaimana alam dan kehidupan manusia telah saling terkait selama berabad-abad, melalui cerita dan exhibition yang menarik. Sesuatu yang menurut saya tuh Jeju banget.
Jadi, menjelajah Pulau Jeju sebaiknya dimulai dari sini.
Dibuka pada tahun 1984, museum ini didedikasikan untuk melestarikan dan memamerkan lingkungan alam unik serta gaya hidup tradisional masyarakat di Pulau Jeju. Museum ini lumayan interaktif, jadi cocok buat keluarga yang bawa anak usia SD untuk eksplorasi. Kami menghabiskan waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk keliling tempat ini.Our date is at
Jeju Folklore & Natural History Museum
40 Samseong-ro, Jeju-si, Jeju-do / 제주특별자치도 제주시 삼성로 40
Jam Buka: 09:00-18:00 (tutup di hari Senin dan hari Libur Nasional)
Tiket: Dewasa 2,000 won / Remaja 1,000 won
