Showing posts with label Jeju Island. Show all posts
Showing posts with label Jeju Island. Show all posts

Sunday, April 12, 2026

Memulai Trip dengan Mengunjungi Jeju Folklore & Natural History Museum

Perjalanan ke Korea itu termasuk Pulau Jeju. Begitu requestnya. Di Pulau Jeju mau ngapain? Kalau diserahkan ke saya sih, yang ada kita masuk ke museum. Pertanyaannya, museum apa? Ada beberapa museum yang direkomendasikan bagi mereka yang pertama kali berkunjung ke Pulau Jeju. Mulai dari Jeju National Museum, Jeju Museum of Art, dan Jeju Haenyo Museum. Namun, pada akhirnya saya mampir ke Jeju Folklore & Natural History Museum.

Museum yang saya datangi karena random ini memberikan pemahaman tentang mengapa Pulau Jeju terasa begitu berbeda dari daerah lain di Korea Selatan. Museum ini cocok jadi salah satu tempat tujuan pertama di Pulau Jeju karena menghadirkan bagaimana alam dan kehidupan manusia telah saling terkait selama berabad-abad, melalui cerita dan exhibition yang menarik. Sesuatu yang menurut saya tuh Jeju banget.

Jadi, menjelajah Pulau Jeju sebaiknya dimulai dari sini.

Dibuka pada tahun 1984, museum ini didedikasikan untuk melestarikan dan memamerkan lingkungan alam unik serta gaya hidup tradisional masyarakat di Pulau Jeju. Museum ini lumayan interaktif, jadi cocok buat keluarga yang bawa anak usia SD untuk eksplorasi. Kami menghabiskan waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk keliling tempat ini.

Our date is at
Jeju Folklore & Natural History Museum
40 Samseong-ro, Jeju-si, Jeju-do / 제주특별자치도 제주시 삼성로 40
Jam Buka: 09:00-18:00 (tutup di hari Senin dan hari Libur Nasional)
Tiket: Dewasa 2,000 won / Remaja 1,000 won


Ada apa di Jeju Folklore & Natural History Museum?

Pulau Jeju terbentuk dari aktivitas vulkanik jutaan tahun lalu, dan ini adalah bagian awal museum. Di sini, kita langsung disambut dengan replika gunung berapi. Vibe-nya langsung terasa beda dari museum pada umumnya. Kesan pertama museum ini adalah “playground edukatif”. Ada model lava, batuan, dan penjelasan visual yang cukup mudah dicerna. Konsep “pulau ini lahir dari gunung berapi” jadi terasa nyata, bukan sekadar teori di buku pelajaran atau dongeng belaka.