Saturday, April 25, 2026

Pengalaman Dinner Cruise di Chao Phraya Bangkok Bareng Anak

“Mama, saya pengen naik cruise!”

Dudu sudah lama mengutarakan mimpinya yang satu ini, dan sampai blog ini ditulis, saya belum mampu mengabulkannya. Selain karena mahal, waktu liburan kita berdua sering tidak cocok. Beberapa tahun lalu, kami berdua mengunjungi Bangkok dan saya menemukan satu alternatif perjalanan cruise yang sepertinya bisa menghibur hati.

Chao Phraya River Cruise adalah perjalanan naik kapal menyusuri sungai yang jadi salah satu daya tarik utama (kalau tidak mau dibilang nyawa) kota Bangkok. Basically, perjalanan ini sama seperti cruise biasa. Bedanya, kalau cruise reguler kita bisa berhari-hari dan melakukan banyak kegiatan, di Chao Phraya River Cruise kita hanya makan buffet all-you-can-eat dan menikmati pemandangan malam kota Bangkok. Di sepanjang tepian sungai Chao Phraya ada kemegahan kuil-kuil bersejarah seperti Wat Arun, deretan gedung pencakar langit modern, dan beragam tujuan kuliner. 

Yang pertama terlintas di kepala adalah “kok Ciliwung ga bisa ya?” Biar kami berdua bisa pergi cruise kapan saja. Haha. Anyway, setelah browsing lebih lanjut, dan dapat approval Dudu, saya memutuskan untuk memasukkan cruise ini dalam itinerary Bangkok kami berdua. 

What You Need to Know about these Chao Phraya River Cruise

Kebanyakan perjalanan kapal pesiar Chao Phraya River Cruise memiliki dua jenis perjalanan yaitu Sunset Cruise dan Dinner Cruise. Sunset cruise biasanya dimulai pukul 16:30 – 17:00 dan memiliki durasi yang lebih singkat, sekitar 90 menit. Sementara Dinner Cruise biasanya dimulai sekitar Pukul 19:00 dan berdurasi sekitar 2 jam karena ada waktu untuk makan all-you-can-eat buffet. Rute yang dilewati kurang lebih sama, tapi dinner cruise biasanya menempuh jarak lebih jauh ke utara melewati Jembatan Rama VIII sebelum berputar balik untuk memberikan waktu dinner yang lebih lama.

Tiket Chao Phraya River Cruise dapat dipesan dengan mudah secara online, baik melalui OTA lokal seperti Traveloka maupun platform internasional seperti Klook atau Booking.com. Kalau sudah mantap ingin mencoba pengalaman ini, sebaiknya pesan tiket jauh-jauh hari. Dinner cruise di sini termasuk aktivitas yang cukup populer, terutama di musim liburan. 

Ada beberapa operator cruise dengan pilihan kapal dan jenis buffet yang berbeda-beda. Titik keberangkatannya pun bervariasi, umumnya dari depan mall Asiatique atau ICONSIAM. Karena itu, ada baiknya meluangkan waktu untuk membandingkan opsi yang tersedia sebelum menentukan pilihan. Saya dan Dudu mengikuti perjalanan Dinner Cruise dengan Chao Phraya Princess Cruise. 

Berdasarkan harga di tahun 2026, Chao Phraya Princess Cruise mematok harga sekitar 1,200 THB untuk dewasa dan 950 THB untuk anak usia 4–12 tahun, sementara anak di bawah 4 tahun bisa ikut gratis. Durasi perjalanan sekitar 2 jam, dimulai pukul 19:30. Menariknya, tersedia dua pilihan menu: International Buffet dan Indian Buffet, dengan dermaga keberangkatan yang berbeda. Karena kami memilih International Buffet, titik keberangkatan kami adalah ICONSIAM.

Saya sengaja datang lebih awal agar bisa sekalian jalan-jalan di dalam mall ICONSIAM yang memang luas dan menarik. Bisa jajan sore dulu di sana agar tidak kelaparan menunggu dinner. Menjelang pukul 19:00, barulah saya menuju area dermaga untuk antre. Sedikit tips: kalau membeli tiket dari OTA atau agen, sebaiknya sempatkan mampir ke counter check-in untuk memastikan apakah e-voucher perlu ditukar dengan tiket fisik sebelum naik ke kapal. Jangan datang mepet dengan jam keberangkatan.


Setelah naik ke kapal, tamu akan diarahkan ke meja masing-masing. Kalau punya preferensi tempat duduk (misalnya ingin di bagian atas yang outdoor atau dekat jendela), jangan lupa menuliskannya di kolom special request saat pemesanan.

Begitu kapal mulai berlayar, suasana langsung terasa hidup. Ada MC yang memandu acara, live music yang menghibur sepanjang perjalanan, hingga layanan foto instan (berbayar) untuk mengabadikan momen. Kapal juga beberapa kali melambat di titik-titik ikonik, memberi kesempatan untuk foto dengan latar landmark Bangkok yang cantik di malam hari. Tentu saja, highlight utamanya ya pengalaman makan all-you-can-eat di atas kapal.

Pertanyaan terbesar hari itu adalah: Apakah makanannya enak? Hahaha. Kalau ditanya Dudu waktu itu, buat dia biasa saja. Tapi pilihannya banyak dan seperti buffet sarapan pagi hotel. Jadi dia senang. 




Bagaimana kalau pergi Chao Phraya River Cruise dengan anak?

Ketika saya mengajak Dudu naik cruise ini dia sudah berusia 13 tahun. Jadi, dia sudah tidak tidur siang. Dia bahkan sudah bisa keliling Bangkok sendiri naik BTS karena perjalanan saya ini adalah separuh bisnis trip. Tapi, jika dalam grup ada anak kecil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengikuti Chao Phraya River Cruise:

  • Dinner cruise yang kami ikuti berangkat pukul 19:30 jadi otomatis makan malam baru bisa dinikmati pukul 20:00. Lumayan malam dibandingkan jam biasa kami makan. Jadi, kalau memilih dinner cruise sesuaikan jam makan hari itu dengan benar. Meskipun makannya all-you-can-eat, bukan berarti kita kelaparan duluan kan haha.
  • Waktu di kapal hanya 2 jam termasuk makan, foto-foto dan menikmati pemandangan. Jadi tentukan apakah kita mau makan dulu, mau foto-foto dulu atau bagaimana, terutama jika bepergian dalam rombongan keluarga besar. 
  • Siapkan jaket. Bagian dalam kapal lumayan dingin, dan karena assigned table, kita tidak bisa menukar tempat duduk jika sudah di dalam kapal. Kalau dapat tempat yang kena AC, ya lumayan juga bertahan 2 jam. Selain itu, kalau mau berfoto dan naik ke lantai dua atau ke ujung deck, berarti berhadapan dengan angin yang lumayan kencang. 
  • Dinner cruise selesai pukul 21:00 hingga 21:30. Setelah kapal merapat kembali di ICONSIAM, kami harus berjalan ke mall, kembali naik kapal menyeberang sungai Chao Phraya lalu naik BTS dari Saphan Taksin ke Platinum Pratunam, lalu jalan kaki ke hotel. Sampai hotel sudah hampir tengah malam. Jadi kalau membawa anak kecil, sebaiknya mempersiapkan dengan baik.



Apa yang paling berkesan?

Awalnya, saya tidak punya ekspektasi apa-apa. Hanya ingin mencoba “cruise” versi sederhana bersama Dudu karena belum mampu pergi cruise yang sesungguhnya. Tapi ternyata perjalanan sederhana ini malah jadi terasa istimewa. Kami duduk berdua, makan, mengobrol, dan menikmati waktu seperti nge-date beneran haha. Mungkin bukan kapalnya yang membuat perjalanan berkesan, tapi siapa yang duduk di samping kita sepanjang perjalanan. 


Ya, janji mau cruise beneran sama Dudu tetap ditagih sih sama anaknya.


No comments:

Post a Comment

Thanks for stopping by. Please do leave your thoughts or questions, but we appreciate if you don't spam :)