Sunday, April 26, 2026

Aquarium di Tengah Mall itu Adalah SEA LIFE Bangkok Ocean World

Aquarium di tengah kota Bangkok ini tiba-tiba masuk itinerary perjalanan saya dan Dudu karena lokasinya yang mudah diakses. SEA LIFE Bangkok Ocean World berada di bawah Siam Paragon, tempat ini cocok untuk jadi tujuan pertama di pagi hari sebelum menjelajah kota. Apalagi kalau bepergian sama anak.

Well, sebenarnya Dudu sudah masuk usia remaja. Namun, pergi ke aquarium selalu menarik buat kami berdua karena seperti masuk ke dunia lain. Dari hiruk-pikuk mall, kamu seperti masuk ke dunia lain yang lebih gelap, tenang, dan penuh warna. Meskipun saya lebih merasakan kontrasnya suasana, saat keluar dari aquarium di jam makan siang di akhir pekan. Seperti kembali ke dunia nyata setelah menyelam ke basement mall.



Our date is at
SEA LIFE Bangkok Ocean World
Siam Paragon. ชั้น บี1-บี2 สยามพารากอน 991 Rama I Rd, Pathum Wan, Bangkok 10330, Thailand
Jam buka: 10:00 - 20:00 (last entry 19:00)

SEA LIFE Bangkok Ocean World merupakan salah satu akuarium terbesar di Asia Tenggara, dengan luas sekitar 10.000 meter persegi yang terbentang di bawah pusat perbelanjaan Siam Paragon. Sebagai gambaran, luasnya hampir sama dengan Seaworld Ancol (sekitar 9.000 m²), tapi masih jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Jakarta Aquarium (sekitar 7.200 m²) atau Aquaria KLCC di Kuala Lumpur (sekitar 5.600 m²). Pesan saya pada Dudu cuma “Jangan dibandingkan dengan Singapura ya” haha.




SEA LIFE Bangkok Ocean World dibuka pertama kali pada tahun 2005 dengan nama Siam Ocean World. Kemudian, aquarium ini berganti nama menjadi SEA LIFE Bangkok Ocean World pada 2014 setelah dikelola oleh jaringan global SEA LIFE.

Harga Tiket:
  • 1,299 THB untuk dewasa
  • 1,099 THB untuk anak usia 2-11 tahun dan lansia di atas 60 tahun
  • Anak-anak di bawah 2 tahun gratis tapi wajib membawa dokumen pendukung.
Tiket dapat dibeli secara offline di lokasi, online di website resmi maupun online travel agent (OTA).

Ada apa di SEA LIFE Bangkok Ocean World?





SEA LIFE Bangkok Ocean World memiliki konsep yang sebenarnya mirip dengan banyak aquarium lain di luar sana: konservasi dan edukasi. Perjalanan satu arah menyusuri zona yang berbeda dengan cerita berbeda di setiap bagiannya. Adventure kita berdua dimulai dari Rainforest Adventure yang mengenalkan ikan air tawar, reptil, dan tanaman tropis. Dari situ baru kita masuk ke laut lewat zona Jellyfish Universe. Bagian ini biasanya menyenangkan buat anak-anak karena zona ubur-ubur biasanya punya pencahayaan dramatis.

Dari Ubur-ubur, kita melewati Seahorse Kingdom dan Coral Reefs, sebelum akhirnya sampai di bagian paling menarik di aquarium: ikan hiu. Bagian ini hampir mirip dengan aquarium lainnya, kaca yang luas dan ikan hiu yang berenang bebas. Surprise yang ada di SEA LIFE Bangkok Ocean World adalah bagian Shark Shipwreck. Di zona bertema bangkai kapal di dasar laut ini kita melihat berbagai ikan dan hiu berenang di sekitar struktur kapal tenggelam. Lebih terasa berpetualang dari sekedar jalan-jalan di lautan.

 




Aquarium di mana pun tidak akan lengkap tanpa adanya Ocean Tunnel, yaitu lorong kaca transparan dengan hiu, pari, dan ikan besar lainnya berenang di atas dan sekitar kita, memberikan pengalaman berada “di dasar laut”. Di tahun 2026 ini, ada program baru yang memberikan pengalaman immersive lautan di malam hari berjudul Glowing Ocean: Discover the magic of the sea at night.

Saya lebih suka bagian Penguin Ice Playground karena mereka lucu-lucu. Buat anak-anak yang lebih kecil, zona Rockpools atau pengalaman hands-on bersentuhan dengan bintang laut, dan Rocky Shore yang ada sesi feeding binatang seperti kura-kura. Zona terakhir juga biasanya ada di hampir setiap aquarium. Tropical Ocean adalah akuarium besar dengan tangki tinggi (sekitar 7 meter) yang memberikan pemandangan panorama laut tropis. Di SEA LIFE Bangkok Ocean World, bagian akhir dari petualangan bawah laut juga memberikan penutup yang dramatis.

 


SEA LIFE Bangkok Ocean World Worth It or Not?


Saya dan Dudu senang ke SEA LIFE Bangkok Ocean World. Meskipun cukup luas, tapi Aquarium ini tidak memakan waktu lama untuk dijelajahi. Kami menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam untuk menyelesaikan petualangan dan kembali ke keramaian Siam Paragon untuk makan siang.

Dan ini ternyata adalah ide buruk. Berusaha mendapatkan tempat duduk di restoran, yang ada di Siam Paragon di akhir pekan, adalah hal yang sia-sial. Mall-nya ramai banget! Jadi, next time kalau ke sini lagi, saya dan Dudu akan makan brunch dulu, jadi bisa mencari restoran di luar mall untuk late lunch. Atau mengubah waktu kunjungan jadi sore hari setelah makan siang.

Hal lain yang menurut saya sedikit menyulitkan orang dewasa adalah keberadaan beberapa exhibition yang rendah posisinya. Namun,

SEA LIFE Bangkok Ocean World kan memang untuk keluarga, jadi wajar dong kalau ada yang spesial buat anak-anak. Saya saja yang terlalu kepo, dan pengen tau apa yang ada di viewing window di bawah sana haha.



Kalau ditanya apakah kunjungan ke tempat ini worth it, jawabannya iya. Terutama kalau membawa anak kecil. Pertama, lokasinya strategis. Siam Paragon terhubung lewat sky bridge dengan stasiun BTS Siam. Kedua, aquarium ini tenang. Setidaknya ketika saya mampir berdua Dudu, aquarium-nya sepi. Bisa jadi tempat menenangkan diri, taking a break dari kehebohan di luar sana.

I think sometimes in the middle of the hustle and bustle of a new city, it's nice to find a familiar Sanctuary. Meskipun harus menyelam ke dasar laut… eh basement mall maksudnya.

No comments:

Post a Comment

Thanks for stopping by. Please do leave your thoughts or questions, but we appreciate if you don't spam :)