Showing posts with label Budget. Show all posts
Showing posts with label Budget. Show all posts

Saturday, May 16, 2026

Menyeberang ke Singapura Lewat Johor Bahru

“Lewat Johor aja gimana?”

Sebuah saran muncul di grup WA keluarga ketika saya harus berangkat ke Singapura karena ada kerabat yang meninggal mendadak. Harga tiket ke Changi sudah melambung tinggi karena long weekend, dan waktu pemesanan yang sudah sangat mepet.

Karena tidak ada pilihan lain, akhirnya saya memesan tiket Jakarta - Senai. Ternyata masuk ke Singapura lewat Johor Bahru adalah salah satu rute favorit. Selain lebih hemat dibanding penerbangan langsung, perjalanan darat ini juga menawarkan pengalaman unik melihat aktivitas lintas negara yang sibuk setiap hari. Ini adalah perjalanan pertama saya melintasi kota Johor Bahru.

Sebelumnya cuma ke Legoland dan ke mall dekat perbatasan saja.



Perjalanan ke Singapura Dari Johor Bahru


Senai International Airport mengingatkan saya akan Soekarno-Hatta Terminal 1. Airport-nya kecil tapi banyak toko dan makanan. Melewati imigrasi, saya ditanya tiket pulang. Karena saya pulang lewat Changi, jadi saya jawab kalau pulang lewat Singapura. Kartu imigrasi Malaysia bisa diisi online. Untuk kartu imigrasi, jika hanya melintasi Johor, maka bisa mengisi alamat JB Sentral sebagai alamat di Malaysia.




Mendarat di Senai, kita naik Causeway Link bus ke JB Sentral. Sebenarnya dari Senai ke checkpoint sangat mudah karena banyak bus umum, shuttle, hingga taksi online yang bisa digunakan menuju terminal imigrasi. Tapi karena saya datang di jam setelah rush hour pekerja, antrean panjang yang biasanya terjadi saat jam kerja atau akhir pekan berhasil saya hindari. Jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar 30km atau sekitar 40 menit jika traffic sedang tidak terlalu ramai.

Di JB Sentral, turun dari Causeway Link Bus lalu berjalan menuju imigrasi. Ada papan petunjuk menuju Woodlands, melewati proses cap paspor di imigrasi Malaysia terlebih dahulu. Karena tidak terlalu ramai, saya hanya menunggu 1 orang di depan lalu lewat di imigrasi. Namun, tetap disarankan menyiapkan paspor dan dokumen perjalanan sebelum giliran tiba agar proses lebih lancar.

Setelah melewati pemeriksaan keluar Malaysia, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus menuju pos pemeriksaan Singapura di kawasan Woodlands. Kita bisa naik bus Causeway Link nomor berapa saja dan turun di Woodlands Checkpoint. Lalu, selepas masuk imigrasi Singapore, kita bisa lanjut naik Causeway link sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
  • CW 1: JB Custom ke Kranji MRT
  • CW 2: JB Custom ke Queen Street Terminal
  • CW 5: JB Custom ke Newton Circus
Tapi harus tap kartu yang sama. Semua bis bisa dibayar dengan kartu kredit yang bertanda Visa dan Mastercard. Harga Causeway Link dari Senai ke JB Custom adalah RM 8, sementara dari JB Custom ke Singapura antara RM 2 dan RM 4.80.

Kondisi lalu lintas bisa mempengaruhi waktu tempuh. Saat jam sibuk, antrean kendaraan menuju Singapura bisa sangat panjang. Namun di luar jam sibuk, proses menyeberang terasa cukup cepat dan efisien. Kalau sedang tidak diburu-buru waktu, perjalanan lewat Johor Bahru bisa jadi alternative pilihan untuk biaya yang lebih murah. Jangan lupa mengisi kartu kedatangan digital sebelum melewati imigrasi Singapura.

Friday, March 14, 2025

Daftar Tempat Wisata Gratis di Singapura 2025

Semua mahal di Singapore. Iya memang. Bagaimana mau jalan-jalan hemat, kalau semuanya di luar budget? Jangan sedih, ada kok tempat-tempat yang bisa dikunjungi secara gratis di Singapura, bersama anak dan keluarga tentunya.


Bermain di Taman & Reservoir


Believe it or not, meski terlihat seperti kota besar yang modern dengan segala gedung tingginya, Singapura punya banyak taman. Taman-taman ini biasanya dapat diakses secara gratis, dan populer sebagai tempat tujuan liburan keluarga. Bukan cuma sekedar area hijau dengan rumput, yang namanya taman ini biasanya punya children’s playground yang gratis juga, atau tempat untuk olahraga dan bersepeda.

East Coast Park punya Coastal PlayGrove yang isinya lengkap, mulai dari yang bisa dipanjat, perosotan, kotak pasir, dan area water playground. Meskipun lokasinya tidak di tengah kota, tapi Coastal PlayGrove dekat dengan MRT Tanjung Katong. By the way, East Coast Park ini luas banget, memanjang sampai Changi Airport, dan banyak penduduk lokal yang ke sini untuk bersepeda atau ke pantai.

Yang ini bukan taman, tapi lokasinya sama menyenangkannya. Lower Seletar Reservoir Park punya water play area yang gratis untuk anak-anak. Meskipun Seletar terkenalnya sebagai airport, yang sering saya bandingkan dengan Halim Perdanakusuma, di sini banyak ruang terbuka dan cafe yang ramah anak. Yang sedikit menyulitkan adalah Seletar tidak punya MRT yang dekat. Stasiun MRT Khatib letaknya sekitar 15-20 menit jalan kaki dari Lower Seletar Reservoir Park Water Play Area, yang jelas lumayan kalau Singapore sedang terik. Bus adalah transportasi terbaik untuk sampai di sini.

Marina Barrage adalah salah satu tujuan gratisan terbaru yang populer, dan terletak di tengah kota. Lokasinya tinggal menyeberang dari MRT Gardens by the Bay. Di sini ada Marina Barrage Water Playground. Namun, yang sering jadi lokasi berkunjung saya dan Dudu dahulu adalah Far East Organization Children’s Garden, yang terletak di sebelahnya. Gardens By The Bay juga sebenarnya adalah tujuan wisata yang bisa dinikmati secara gratis walaupun hanya bagian tertentu saja.

Far East Organization Children’s Garden
Jacob Ballas Children’s Garden Maze

Pemenang dari semua taman-taman ini tentu saja Jacob Ballas Children’s Garden yang hanya mengizinkan orang dewasa masuk jika membawa anak berusia di bawah 12 tahun. Jadi setelah Dudu remaja, saya belum pernah ke sini lagi. Area taman ini luas, dan aman untuk anak-anak eksplorasi. Mulai dari jembatan gantung, gua, hingga hutan dan maze. Jaman saya sering ke sini taksi dan nebeng saudara jadi andalan. Sekarang Singapore Botanic Gardens sudah punya MRT sendiri, jadi yang ingin ke taman ini bisa turun di Botanic Gardens Station dan berjalan kaki ke Jacob Ballas Children’s Garden.

Thursday, March 13, 2025

Menyusun Budget untuk #DatewithDudu

Alasan terbesar saya tidak pergi travelling adalah karena tidak ada uang. Konon, traveling makan biaya besar. Apalagi kalau sama anak. Biayanya jadi dobel. Lalu, apa yang harus dilakukan?

Ketika saya melakukan budgeting, biaya yang dikeluarkan dibagi menjadi 3, yaitu prioritas, pengeluaran fleksibel dan hal mewah. Membagi budgeting ke dalam 3 kategori ini akan memudahkan saya untuk menghitung pengeluaran yang akan terjadi. Saya juga dapat menentukan fokus biaya yang akan dikeluarkan.

Waktu merencanakan perjalanan ke Korea, saya nabung pake celengan. Beneran tiap saya dan Dudu nggak nge-date, duitnya masuk celengan. Setelah setahun lebih, ternyata cukup juga buat biaya hidup di sana. Perjalanan ke Korea ini termasuk yang paling epic karena beli tiketnya setahun di muka. Beli di Garuda Travel Fair Januari, buat perjalanan Januari tahun depannya.

Priority

Prioritas berarti hal-hal yang harus kudu wajib dibeli atau dibayar. Misalnya makanan, hotel, dan transportasi. Yang pertama saya beli ketika hendak liburan adalah tiket pesawat atau tiket kereta. Setelah itu baru booking hotel. Kecuali kalau road trip, ya saya langsung booking hotel.