Showing posts with label Banten. Show all posts
Showing posts with label Banten. Show all posts

Saturday, June 6, 2026

Java Jazz Festival 2026 dan Rekomendasi Jalan-Jalan di PIK 2

Setelah lebih dari satu dekade, saya kembali lagi menghadiri Java Jazz Festival. Setelah berpindah-pindah lokasi beberapa kali, tahun ini Java Jazz Festival 2026 menempati rumah barunya di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2. Jujur reaksi pertama saya adalah “jauh” karena saya adalah tim lintas provinsi. Dari Depok ke Jakarta lalu ke Banten hahaha.

Untuk mencapai tempat ini, saya perlu alasan yang kuat dan ternyata Java Jazz-lah yang membawa saya pertama kali ke venue ini. Selama ini Java Jazz identik dengan akhir pekan yang dihabiskan berpindah dari satu panggung ke panggung lain. Sekarang selain di venue, ada kesempatan menjelajahi salah satu kawasan rekreasi paling berkembang di utara Jakarta.

Sebelum kita keliling kota, ada baiknya kita intip dulu venue Java Jazz Festival 2026 ini seperti apa sih?

Mengenal Venue: NICE PIK 2

Terletak di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) menjadi salah satu venue terbaru berskala besar yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai acara internasional, mulai dari pameran, konferensi, hingga festival musik. Venue yang mulai beroperasi pada Agustus 2025 ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan lokasi festival yang biasanya berada di pusat kota atau kawasan perkantoran.




Yang membuat pengalaman menghadiri Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2 terasa istimewa adalah lingkungan sekitarnya. PIK 2 saat ini lebih terasa sebagai tujuan wisata. Kalau saya, biasanya mampir ke PIK 2 buat makan sebelum atau sesudah dari bandara. Tempat menunggu kalau mau menjemput teman, terutama kalau mendaratnya dengan penerbangan malam.

Cara menikmati Java Jazz Festival 2026 sekaligus menjelajahi PIK 2 dalam satu hari.

Pertanyaan yang paling utama datang pertama: “Naik apa ke NICE?” Ke PIK 2-nya saja sudah rumit kendaraannya, meskipun sekarang ada busway hingga Pantai Maju. Bagaimana dengan PIK 2 bagian ujung sebelah sana yang punya exit tol terpisah itu? Pilihan pertama ya jelas Transjakarta. Setelah tiba di kawasan PIK, perjalanan dapat dilanjutkan menggunakan layanan shuttle bus internal atau transportasi online.

Namun, jujur yang paling mudah memang naik mobil pribadi. Kecuali jika eventnya seperti Java Jazz yang menyediakan Shuttle dan rute spesial Royal Trans ke daerah strategis di pusat kota. Shuttle-shuttle ini adalah pilihan terbaik dan termurah haha. Sebenarnya, daerah PIK 2 ini areanya menyenangkan untuk berjalan kaki. Hanya saja cuacanya panas di siang hari dan jarak yang ditempuh dari satu titik ke titik lain bisa jadi lumayan jauh.

Salah satu alasan banyak orang datang ke PIK bahkan tanpa menghadiri acara apa pun adalah pilihan kulinernya. Favorit saya dan keluarga biasanya ada di sekitaran Pantjoran PIK dan Pantai Maju. Lalu akhir-akhir ini saya senang mampir ke Indonesia Design District yang juga banyak pilihan makanan.

Jika ingin menghabiskan satu hari di PIK 2 sekalian pergi ke event seperti Java Jazz Festival, ini itinerary-nya. Itinerary ini dibuat berdasarkan asumsi bahwa kita bepergian menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi online.


09.00 WIB

Sampai PIK pagi-pagi jadi belum panas dan ada banyak tempat yang cocok buat memulai hari misalnya Monsieur Spoon Riviera Aloha PIK 2. Restoran ini penuh kalau sudah siang menjelang sore. Jadi, datang pagi-pagi untuk sarapan atau brunch mungkin adalah pilihan yang tepat. Lokasi tempat ini dekat dengan pantai, dan menyajikan menu makanan yang sudah familiar. Selain itu, tempatnya juga fotogenik kalau mau sekalian update content.

Kalau mau berhenti di area depan PIK 2, di sekitaran By The Sea dan Pantai Maju ada Native Tribe East Coast dan Jordnära Cafe yang bisa jadi pilihan brunch sebelum menjelajah PIK 2 lebih lanjut. Di sekitaran NICE sendiri, cafe yang buka pagi ada Fillmore Coffee Orange Groves dan Titik Temu Brew Bar di Indonesia Design District.




10:30 WIB

Jalan-jalan di Land’s End atau Aloha. Dibandingkan Pantai Maju, dua tempat ini lebih menyenangkan kalau buat sekedar jalan-jalan dan menikmati pemandangan. Di Land’s End ada mercusuar yang ikonik, sementara di Aloha pantainya panjang meskipun tidak bisa dipakai main.





Malas ke pantai? Di dekat NICE ada La Riviera PIK 2 - Kota Belanda yang rukonya cocok buat foto-foto instagramable. Masalahnya hanya tempat ini panas kalau matahari sudah tinggi. Yang lebih teduh adalah area Orange Grooves PIK 2. Lokasinya cocok untuk berjalan santai, berolahraga ringan bersama keluarga, atau sekadar menikmati udara terbuka di tepi sungai.

Saturday, July 25, 2015

AEON Mall BSD City

While Jakarta is already too packed with shopping malls, its suburban, Serpong, is still growing. A new mall called AEON is attracting everyone’s attention with the light-up Sakura Garden and low-priced sushi.


The mall is family friendly. From it’s elevator, stroller rental, family and kids toilet to the different playgrounds and seating areas available throughout the mall. Arriving at the mall before noon, we got a parking by the department store door. The closest ones are reserved for priority parking. Entering the double doors, which remind me of malls abroad, the AEON department store gives a different ambiance compared to those of Indonesia. AEON is a Japanese brand (I’m most familiar with their credit services), and it’s currently developing services in lifestyle area. AEON Mall BSD City is the first AEON in Indonesia.

Friday, December 12, 2014

Loka Indonesia

Curiosity sparked by a radio commercial brought us to Alam Sutera to pay this bright yet kids friendly supermarket a visit.


Our Story
My first impression with the visit is how this supermarket reminds me of the ones I found abroad. The bright-colored trolleys and baskets take us by surprised and get Dudu excited. Even better, it comes in children size. Without hesitation, Dudu goes with his favorite green. 

Wednesday, May 14, 2014

The Biggest Timezone in Indonesia

Game center has always been one option to go on a date with Andrew. We usually visit the small one near out house. But this time, we decided to go take the toll road and visit the biggest Timezone in Indonesia, located just off the Karawaci exit.


Our Story
I used to visit this mall when I was a kid and Jakarta traffic jam wasn’t this horrible. The Timezone apparently got a revamped back in March and turned an indoor theme park. The shoe-shaped roller coaster is still there, but now there are more fun things to do than just the indoor roller coaster. Andrew had fun.